
Motor lama masih bisa digunakan dengan nyaman jika dirawat dengan baik. Namun, semakin bertambah usia motor, berbagai masalah pada mesin biasanya mulai muncul, seperti sulit dihidupkan, mesin mudah mati, suara kasar, tenaga berkurang, atau motor terasa lebih boros bahan bakar. Masalah tersebut tidak selalu berarti mesin harus diganti. Dengan pemeriksaan dan perawatan yang tepat, banyak masalah pada motor lama masih bisa diperbaiki.
1. Motor Sulit Dihidupkan
Jika motor lama sulit menyala, periksa terlebih dahulu sistem bahan bakar dan pengapiannya. Pastikan bahan bakar masih bagus dan tidak tercampur kotoran atau air. Pada motor karburator, karburator yang kotor juga dapat menyebabkan aliran bahan bakar terganggu. Selain itu, busi perlu diperiksa karena busi yang sudah aus atau kotor dapat membuat percikan api menjadi lemah.
2. Mesin Mengeluarkan Suara Kasar
Suara mesin yang semakin kasar bisa disebabkan oleh oli yang sudah lama tidak diganti, jumlah oli kurang, atau komponen mesin yang mulai aus. Langkah pertama adalah mengecek volume dan kondisi oli. Jika oli sudah terlalu kotor atau waktunya diganti, segera lakukan penggantian menggunakan oli yang sesuai dengan spesifikasi motor.
Jika suara kasar tetap muncul setelah penggantian oli, sebaiknya motor diperiksa di bengkel karena bisa berkaitan dengan komponen seperti rantai keteng, klep, atau bagian mesin lainnya.
3. Tenaga Motor Berkurang
Motor lama yang terasa kurang bertenaga dapat disebabkan oleh filter udara kotor, sistem bahan bakar bermasalah, busi lemah, atau kondisi kompresi mesin yang menurun. Bersihkan atau ganti filter udara jika sudah terlalu kotor. Busi juga perlu diperiksa dan diganti jika kondisinya sudah tidak baik.
Apabila tenaga tetap berkurang, pemeriksaan kompresi dapat dilakukan di bengkel untuk mengetahui kondisi bagian dalam mesin.
4. Mesin Cepat Panas
Mesin yang cepat panas perlu segera diperiksa. Untuk motor yang menggunakan sistem pendingin udara, pastikan area mesin tidak tertutup kotoran yang menghambat pelepasan panas. Sementara itu, motor dengan radiator perlu diperiksa kondisi cairan pendinginnya dan kebersihan radiator.
5. Mesin Sering Mati Mendadak
Mesin yang sering mati bisa disebabkan oleh masalah pada bahan bakar, busi, karburator, injektor, atau sistem kelistrikan. Periksa bagian-bagian tersebut secara bertahap agar penyebabnya lebih mudah ditemukan. Pada motor lama, kabel dan konektor juga perlu diperiksa karena bisa mengalami korosi atau sambungan yang kurang baik.
Dengan perawatan yang tepat, motor lama tetap dapat digunakan dengan baik dan tidak harus selalu mengeluarkan biaya besar untuk perbaikan.